Lima Tempat Wisata Seru untuk One Day Tour di Jogja

Kota Yogyakarta merupakan sebuah kota yang menjadi incaran para wisatawan local maupun mancanegara untuk dikunjungi setiap musim liburan tiba. Di kota tersebut banyak sekali tempat-tempat wisata yang indah dan unik untuk dijadikan lokasi refreshing dari rutinitas seharihari.

Terkadang ada beberapa wisatawan yang tidak memiliki banyak waktu liburan. Dengan keterbatasan waktu tersebut, maka beberapa orang akan memilih ke Mall atau pusat permainan untuk menghabiskan waktu libur.

Namun, di Yogyakarta ada banyak tempat yang dapat dikunjungi dalam tour satu hari di Jogja. Jadi tidak perlu khawatir apabila memiliki waktu libur yang cukup singkat. Nah, beberapa rempat berikut ini adalah lokasi wisata yang dapat dinikmati hanya dengan tour satu hari di Yogyakarta.

Pantai Indrayanti

Di Yogyakarta, tepatnya di daerah Gunung Kidul, terdapat banyak sekali pantai yang indah. Pantai tersebut mayoritas berada di ujung selatan Kota Yogyakarta. Salah satu pantai yang cukup dikenal oleh wisatawan local maupun mancanegara adalah Pantai indrayanti.

Pantai Indrayanti memiliki pasir putih yang membentang dari ujung timur ke ujung barat. Air pantai yang terdapat di Pantai Indrayanti juga bersih dan berwarna biru muda. Di pantai Indrayanti sendiri, ombak yang ada tidak terlalu besar seperti yang ada di pantai parangtritis.

Fasilitas seperti sewa tikar, toilet dan penjual makanan-makanan kecil seperti es kelapa muda, telur gulung dan cilok ada di tempat tersebut. Menikmati birunya pantai sambil meminum es kelapa muda akan sangat menyenangkan.

Waktu yang diperlukan untuk menikmati Pantai Indrayanti ini adalah sekitar 4 sampai dengan 5 jam saja, sehingga pengunjung masih dapat berkunjung ke lokasi wisata lain yang ada di Kota Yogyakarta.

Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko merupakan salah satu situs peninggalan sejarah yang cukup terkenal di Yogyakarta. Candi ini semakin terkenal kala film “Ada Apa Dengan Cinta 2” mengambil lokasi syuting di tempat ini.

Banyak wisatawan yang penasaran dan berbondong-bondong pergi ke tempat ini setelah melihat indahnya pemandangan alam yang dapat dilihat dari tempat ini. Lokasi Candi Ratu Boko berada ini dekat dengan lokasi Candi Prambanan.

Tepatnya berada di Desa Bokoharjo, Sleman, Yogyakarta. Menurut legenda warga setempat, candi ini dulunya merupakan bekas sebuah keraton. Nama Ratu Boko sendiri merupakan nama dari ayah Ratu Roro Jonggrang.

Candi Rau Boko ini memiliki beberapa bagian yang konon memiliki fungsinya masing-masing. Bagian Petama adalah Gerbang Utama Candi Ratu Boko. Bagian Kedua adalah Candi Batu Kapur atau Batu Putih.

Bagian Ketiga adalah Candi Pembakaran dan Sumur Suci, Bagian keempat adalah Paseban yang berfungsi sebagai ruang tunggu bagi siapa saja yang akan menemui Raja. Bagian kelima adalah Pendopo, Bagian Keenam Keputen atau kolam, dan bagian terakhir adalah Gua yang terdiri dari Gua Lanag dan Gua Wadon.

Di wilayah Candi ratu Boko ini memiliki tanah yang subur dan hijau. Bunga-bunga hias dan tanaman di daerah tersebut tumbuh subur. Lokasinya yang berada diatas bukit juga menjadi salah satu magnet tersendiri terbukti dengan kondisi dimana destinasi yang satu ini selalu menjadi bagian dari paket tour Jogja.

Pasalnya, sunset di Candi Ratu Boko ini terlihat begitu indah. Waktu yang epat untuk dapat menikmati sunset yang indah ini adalah sekitar pukul 4 sampai dengan pukul 5 sore. Selain itu, dari Candi Ratu Boko dapat dilihat juga Candi Prambanan. Karena lokasinya memang dekat dengan Candi Prambanan. Hanya butuh waktu 10 sampai 15 menit dari Candi Prambanan ke Candi Ratu Boko.

Keraton Yogyakarta Hadiningrat

Apabila ingin belajar sejarah dan budaya di Jawa, maka Kota Yogyakarta wajib untuk dikunjungi. Karena di Kota tersebut banyak sekali situs-situs peninggalan sejarah yang masih terawat dan dijaga kelestariannya oleh warga dan pemerintah setempat.

Salah satu lokasi wisata sejarah yang patut dikunjungi adalah keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta didirikan oleh Sultan Hamengkubuwono I. lokasi Kraton Yogyakarta berada di Jalan Rotowijayan Blok 1, Panembahan, Kraton, Yogyakarta.

Kraton Yogyakarta sampai sekarang masih digunakan sebagai Istana Resmi Kesultanan Yogyakarta. Di tmpat ini, budaya-budaya di Kraton masih sangat dipeihara kelestariannya. Sehingga UNESCO menjadikan Kraton Yogyakarta sebagai salah satu “Situs Warisan Dunia UNESCO”.

Di Kraton Yogyakarta sendiri memiliki setidaknya 7 kompleks yang berbeda. Yang perama adalah Siti Hinggil Ler, yang kedua adalah komplek, Kamandhungan Ler, yang ketiga adalah komplek Sri Manganti, yang keempat adalah komplek Kdhaton, yang kelima adalah Siti Hinggil Kidul, dan yang terakhir adalah komplek Kamandhungan Kidul.

Sehingga banyak sekali filosofi dan nilai kehidupan yang disampaikan melalui Kraton Yogyakarta Hadiningrat ini. Sampai saat ini, Kraton Yogyakarta masih melakukan ritual-ritual dan budaya-budaya khas Jawa yang dapat disaksikan oleh warga umum.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg merupakan sebuah Benteng yang berada di pusat Kota Yogyakarta.letak Benteng ini sangat dekat denan Jalan Malioboro. Hanya dengan berjalan kai menyusuri Jalan Malioboro, maka pengunjung akan dapat menemukan Lokasi Benteng Vredeburg ini.

Benteng Vredeburg berlokasi di Jalan Mrgomulyo No. 6, Ngupasan, Gondomanan Yogyakarta. Konon Benteng ini dibangun ketika Jaman penjajahan Belanda. Karena rasa kekhawatiran Belanda pada Sultan Hamengkubuwono yang akan berpaling dari Belanda saat itu, maka pihak Belanda memohon ijin kepada Sultan untuk membuat Benteng yang berdekatan dengan Kraton.

Dalihnya adalah, agar Kesultanan berjaga-jaga dengan adanya ancaman dari luar. Saat ini Benteng Vredeburg Yogyakarta sudah dialihkan menjadi sebuah Museum. Didalam Benteng tersebut akan ditampilkan beberapa gambaran masa penjajahan Indonesia pada saat itu sampai bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaanya.

Oleh karena itu, Benteng Vredeburg menjadi tujuan wisata yang sangat edukatif bagi pelajar  sekolah.

Malioboro

Setelah berjalan-jalan mengelilingi kota Yogyakarta, maka tak lengkap rasanya bila tak berburu oleh-oleh khas Kota tersebut. Salah satu pusat oleh-olehdan Souvenir Khas Yogyakarta yang sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan adalah di Jalan Malioboro.

Jalan Malioboro terletak di jantung Kota Yogyakarta. Kawasan ini penuh dengan penjual dan pengrajin souvenir khas Yogyakarta yang menjajakan dagangan mereka di sepanjang jalan Malioboro.

Ada banyak sekali jenis souvenir yang dijual di daerah itu, mulai dari aksesoris wanita seperti gelang, kalung, tas, pin, dan gantungan kunci, lalu ada pakaian-pakaian atau kaos Khas Yogyakarta, serta ada makanan-makanan khas Yogyakarta seperti Jenang dan juga Bakpia Pahok Yogyakarta.

Semua Souvenir dan oleh-oleh khas Yogyakarta tersebut dijual dengan harga miring. Tentunya pembeli dapat menawar harga yang ditawarkan penjual sampai harga yang serendah-rendahnya. Maka pembeli harus pintar menawar.

 

Nah itulah beberapa tempat yang dapat dikunjungi di Kota Yogyakarta dalam waktu sehari. Di tempat-tempat tersebut tidak membutuhkan waktu lama untuk dapat menikmatinya. Jadi bagi calon wisatawan Yogyakarta yang tidak mempunyai waktu libur yang lama, dapat menjadikan salah satu tempat diatas sebagai alternative liburan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *